Blog ini adalah sebuah hasil karya anak bangsa yang sedang belajar ngeblog. Mohon support dan commentnya yang membangun...............

Selasa, 10 Februari 2009

Tips dan Trik Merawat Flash Disk

Udah pada tahu flash disk kan? Itu tuh salah satu alat penyimpanan data yang semakin hari semakin populer dan bisa dibilang menggeser peranan floppy disk atau yang biasa kita sebut dengan Disket. Sebenarnya flash disk dan disket memiliki fungsi yang sama, hanya saja flash disk biasanya memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dibanding disket. Jika sebuah disket hanya mampu menyimpan data sebesar 1,44 Mega Bytes maka sebuah flash disk mampu menyimpan data mulai 32 Mega Bytes - 2 Giga Bytes, tergantung dengan berapa kapasitasnya.
Selain kualitas, mahal tidaknya flash disk juga tergantung dengan besarnya kapasitas yang tersedia, semakin besar kapasitasnya semakin mahal pula harganya. Memang sih, harga flash disk cenderung menurun dibanding dulu ketika pertama kali di luncurkan, tapi harga sebuah flash disk tidak bisa dikatakan murah lho. Nah biar flash disk kita awet, benda yang biasanya berukuran kecil dan berwarna lucu ini juga harus di rawat lho. Bukan cuma karena harganya yang relatif mahal tapi juga biar data-data penting yang tersimpan didalamnya lebih aman. Well, berikut ini ada tips bagaimana merawat dan menggunakan flash disk dengan benar, antara lain :
1. Jauhkan Dari Medan Magnet Kuat
Barang-barang elektronik seperti tv dan handphone sangat tidak baik untuk flash disk. Untuk itu jangan pernah menyimpannya di dekat barang-barang sejenis yang memiliki kekuatan magnet besar. Terkadang kita sering lupa jika meletakkan flash disk dan hand phone di tempat sama dalam tas. Nah mulai saat ini, kalau pingin flash disk kamu berumur panjang, jangan lagi menyimpannya di tempat sama ya?
2. Jangan Terkena Air
Meski ada beberapa merk yang mengklaim waterproof, menjauhkan flash disk dari sentuhan air tetap saja menjadi langkah yang paling aman. Daripada data kamu hilang, mendingan tidak ambil resiko kan?
3. Virus Scan
Saat Pengambilan data atau pemindahan dari dari pc ke flash disk, sangat mungkin bukan hanya data yang ikut berpindah tapi juga virus-virus yang terdapat dalam komputer. Apalagi kalau kita mengambil dan menyimpan data dari internet. Waduh flash disk kamu bisa dipenuhi virus-virus pengganggu. Makanya, jangan lupa untuk melakukan ritual scan virus secara berkala dengan software anti virus yang tersedia.
4. Proses Eject atau Stop
Selalu melakukan proses eject atau stop sebelum mencabut flash disk dari port usb. Selain bisa menjadikan flash disk rusak, tidak melakukan proses eject atau stop juga dapat mempengaruhi file-file data yang kamu simpan di dalamnya lho.
5. Jauhkan Dari Tempat Panas
Semua barang elektronik tak terkecuali flash disk sangat rentan dengan yang namanya panas. Apalagi terkena sinar matahari langsung. Jadi usahakan tidak menyimpannya ditempat yang panas dan terkena sinar matahari langsung. Misalnya seperti meninggalkan flash disk di mobil.
6. Hindari Benturan Keras
Coba rasain kalau kamu jatuh dari lantai 12, kamu bisa jadi harus masuk rumah sakit atau bahkan masuk ke rumah masa depan. Begitu juga dengan flash disk. Jadi jagalah flash disk kamu baik-baik dari benturan keras ya.
7. Tutuplah selalu.
Udara dan lingkungan kita penuh dengan debu dan kotoran. Jika socket flash disk kita kotor maka dapat mengakibatkan proses baca tulis sering gagal. Makanya selalu tutup biar nggak kotor, jangan malah diilangin tutupnya!
8. Minimalisir proses hapus-tulis
Sama seperti kita, flash disk juga memiliki usia lho. Artinya suatu saat flash disk kita bisa mati dan tidak bisa digunakan lagi. Usia flash disk berbeda-beda, tergantung kualitas dan merk dari flash disk itu sendiri. Biasanya usia flash disk antara 10.000-100.000 kali proses hapus tulis. Jadi usahakan untuk meminimalisir proses tersebut dan juga mengedit langsung dari flash disk

Read More...

Krisis Ekonomi Global Kembali Melanda

Krisis ekonomi global kini tengah melanda dunia. Sebenarnya sejak Januari lalu sudah ada indikasinya. Hingga bulan Oktober ini semakin terlihat dampak yang ditimbulkannya. Negara besar saja seperti Amerika tengah dilanda resesi besar-besaran. Pasar modal dunia tergoncang! Terhempas hanya dalam hitungan hari. Indeks Dow Jones anjlok begitu dalam sebesar 679 poin hanya satu hari (7,3%). Ini crash yang tertinggi dalam 21 tahun terakhir sejak black monday 1987. Crash Wall Street sangat ironi, sebab terjadi setelah paket bail out senilai US$ 700 milyar mendapatkan persetujuan Senat dan Kongres Amerika Serikat. Tidak hanya itu, “badai Wall Street” memaksa “tengkurap” bursa efek di Eropa, Asia, dan Australia. Bahkan Bursa Efek Indonesia (BEI) tutup tiga hari demi menyelamatkan IHSG dari kejatuhan yang lebih parah. Selama Januari sampai dengan Agustus 2008, sebagian bursa saham dunia anjlok sangat siknifikan. Bahkan IHSG BEI berada pada posisi 6 dengan tingkat keanjlokan mencapai 19,61%.

Tidak hanya Negara besar yang terkena imbasnya, Negara-negara di belahan dunia lainnya juga terkena dampaknya. Terutama bagi Negara-negara berkembang dan perekonomian yang kurang kuat, tentu hal ini menjadi momok yang menakutkan. Indonesia sebagai negara yang baru berkembang, tidak bisa luput dari pengaruh tersebut. Walaupun secara fundamental perekonomian indonesia bisa diindikasikan cukup baik. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam yang mempengaruhi perekonomian diluar mekanisme pasar sering disebut akibat pengarus “eksternalitas”.


Mengapa Krisis Terjadi?

Dalam kegiatan-kegiatan ekonomi pasar modal, terdapat penjualan/pembelian surat-surat berharga. Di dalam transaksi ini sering berpotensi penipuan yang melahirkan ekonomi balon (buble economy). Potensi ini sendiri semakin menjadi-jadi karena mekanisme jual beli surat berharga memperbolehkan aksi short-shelling (menjual sesuatu yang belum dimiliki) dan margin trading (membeli sesuatu melebihi daya beli yang dimiliki) sehingga membentuk kekuatan penawaran dan permintaan yang fiktif.

Dalam kasus Subprime mortgage, Bank-bank komersial dan bank-bank investasi memberikan utang kepada masyarakat dengan mempertaruhkan sektor riil. Utang yang dipinjamkan oleh bank kepada masyarakat bukanlah uang yang dimiliki bank, melainkan uang masyarakat yang dihimpun oleh perbankan. Permasalahannya, bank komersial dengan peraturan fractional reserve requirement dapat memberikan utang kepada siapa pun melebihi dana simpanan nasabah yang dihimpun oleh bank. Makanya tidak aneh, ketika terjadi rush perbankan mana pun di dunia pasti ambruk.

Dalam kondisi ketersediaan likuiditas yang besar dan suku bunga yang rendah, ambisi kerakusan dan naluri spekulasi para pelaku pasar akan semakin tak terkendali. Surat berharga akan diperdagangkan secara berlebihan (over trading) sehingga melahirkan eskalasi harga yang hebat. Inilah yang terjadi seperti krisi subprime mortgage di Amerika. Hilangnya kepercayaan para pelaku pasar untuk menanamkan modalnya membuat anjloknya bursa saham dunia. Hal inilah yang menyebabkan krisis ekonomi. Di lain pihak ada yang menganggap krisis global disebabkan oleh World Bank atau Bank Dunia yang telah mengeluarkan dana untuk membiaya perusahaan-perusahaan yang menyebabkan kerusakan iklim global seperti perusahaan batu bara, minyak dan gas. Bank Dunia menggunakan dana publik untuk membiayai kredit untuk pinjamannya. Ditaksir besar hutang yang dihimpun sampai dengan tahun 2008 adalah US$ 28 Milyar. Sungguh suatu dana yang besar.

Read More...

Jumat, 06 Februari 2009

Anti Virus InfoKomputer Siap Rontokkan Beragam Virus

Akhirnya tiba juga saatnya InfoKomputer memberikan sebuah perlindungan bagi PC Anda. Tepat pada awal September 2008 ini, Anti Virus InfoKomputer (AVI) versi beta untuk kali pertama diluncurkan. Lalu apa saja yang menjadi nilai lebih dari AVI sehingga layak untuk dicoba? mari kita telusuri bersama.

Untuk mendukung kinerja yang optimal, AVI membenamkan engine ANSAV yang bekerja sebagai sistem proteksi. ANSAV sendiri merupakan antivirus lokal yang memang dirancang untuk membasmi varian virus lokal dan beberapa virus mancanegara yang sering menyerang berbagai PC di negeri ini.

Beragam serangan virus lokal seperti Brontok, Kangen, Cabir, Alman, dan lain-lain dapat dimusnahkan menggunakan AVI. Saat ini, ada sekitar 300-an signatures virus yang bisa dikenali AVI. Nah, bagaimana jika ke depannya muncul virus baru? jangan kuatir karena update signature tersebut nantinya dapat dilakukan melalui update online atau melalui DVD regular yang disediakan InfoKomputer jika memang PC yang Anda gunakan tidak memiliki koneksi Internet.

AVI sendiri merupakan hasil kerjasama InfoKomputer dengan komunitas keamanan yang berbasis Yogyakarta. Hasil kembangan komunitas ini pastinya memberikan jaminan kualitas yang lebih baik dibanding aplikasi serupa yang juga membasmi virus lokal.

Kabar gembiranya, AVI segera beredar resmi melalui DVD regular majalah InfoKomputer mulai edisi September ini. Tersedia juga opsi lainnya, yaitu dengan mendownload secara gratis di forum InfoKomputer di 202.146.4.75/showthread.php?t=694 dengan sebelumnya melakukan pendaftaran sebagai anggota forum (gratis). Nah, selamat mencoba. (ipm

Read More...

Zyrex Anoa


Untuk menjembatani kesenjangan digital, Intel meluncurkan komputer khusus untuk anak-anak di negara berkembang. Bagaimana konsep belajar era digital ini mengubah paradigma pembelajaran anak-anak Indonesia?

Meskipun proses adopsi produk teknologi informasi semakin luas, tidak dapat dipungkiri masih banyak warga bumi yang tidak mampu secara finansial sehingga belum terjangkau kemajuan teknologi tersebut. Padahal penggunaan teknologi informasi berikut penerapannya adalah faktor penting di era komputerisasi seperti saat ini.

Kesenjangan teknologi inilah yang belakangan menjadi kepedulian banyak pihak dan menelurkan inisiatif untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Inisiatif pertama lahir dari yayasan OLPC (One Laptop per Child) yang mencoba menghadirkan laptop seharga US$ 100. Tidak lama kemudian, Intel pun melakukan hal yang sama dengan konsep yang disebut Classmate PC.

Konsep Classmate kurang lebih sama seperti OLPC, yaitu menghadirkan komputer murah (sehingga bisa dibeli orang kebanyakan atau disediakan negara), mudah digunakan untuk anak kecil maupun mereka yang belum pernah menggunakan komputer sebelumnya, dan didukung lingkungan belajar yang serba digital. Dan seperti halnya OLPC, Classmate PC didistribusikan untuk anak-anak di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Intel kemudian mempercayakan Zyrex untuk mendistibusikan Classmate di Indonesia yang kemudian “mengindonesiakan” Classmate PC dengan nama Zyrex Anoa.

Read More...

  ©Template by Dicas Blogger.